Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2010

Tips Interview Kerja

Gue bukan orang yang berkompeten sebetulnya untuk menulis mengenai tips interview kerja, tapi dibandingkan gue harus jawab YM teman-teman atau balas sms, atau terima telpon berkali-kali.. akhirnya gua kuatkan hati untuk nulis (apa coba ya…) cuma untuk saling share aja sesuai yang gue tau; and CMIIW yah..

Menurut kamus wikipedia, interview diartikan sebagai percakapan diantara dua orang atau lebih; dimana pertanyaan diajukan oleh interviewer untuk memperoleh informasi mengenai interviewee (en.wikipedia.org/wiki/Interview). Dari definisi diatas, jelas bahwa tujuan interview adalah untuk memperoleh atau menggali informasi. Seringkali interview dilakukan untuk “menguatkan” hasil psikotes, meskipun ada juga perusahaan yang hanya menerapkan interview untuk menentukan lolos atau tidaknya si calon karyawan.

Apa saja informasi yang digali dalam proses interview? Umumnya, proses interview menggali hal-hal berikut (gua bilang pada umumnya, karena standar setiap perusahaan biasanya berbeda, jadi sa…

Standart Gaji Engineer 2009 di Jakarta

Salah satu pertanyaan yang kerap ditanyakan rekan-rekan pada saat akan interview, pindah pekerjaan ataupun mempertimbangkan antara menjadi karyawan atau wirausaha, adalah tentang gaji, berapakah kita akan dibayar untuk mengerjakan pekerjaan yang sangat membosankan itu. Menjawab pertanyaan ini kita perlu mempertimbangkan beberapa hal:

A. Standar Kompetensi
Pada negara berkembang (indonesia tepatnya) Engineer Telco menduduki kompetensi termahal dibandingkan rekan-rekannya di Informatics, Machnine (Manufacturing), Oil & Gas, Civil, atau Chemical. Hal ini didasari fakta bahwa:

1. Pass in grade elektro ITB, UI, UGM, STT, ITS dan bahkan univ. swasta termasuk paling tinggi dibandingkan bidang yang lain. Lebih khusus lagi elektro Telkom menduduki rangking top dibanding arus kuat, arus lemah dsb dkk.

2. Industri Telco di Indonesia sedang tumbuh pesat, bandingkan dengan era 70-an dimana Civil construction booming. Pertumbuhan ini juga didukung dengan working environment yang lebih nyaman diband…

Muda di Pucuk Tahta

Makin banyak anak muda yang menduduki posisi puncak di bawah usia 40 tahun. Ada banyak faktor yang menjadi pemacunya.
Dua minggu lalu, Jeanne Kairupan (45 tahun) begitu terpana membaca database ribuan curriculum vitae eksekutif Indonesia yang ada di perusahaannya. Perempuan yang baru sebulan bekerja di perusahaan perwakilan executive search global ini begitu kagum, ternyata banyak sekali anak muda Indonesia yang meski usianya belum genap 40 tahun sudah menduduki posisi puncak di berbagai perusahaan terkemuka, baik yang ada di Indonesia maupun di level global. Ada yang menjadi chief executive officer, direksi, atau minimal general manager.

Apa yang dijumpai Jeanne, anak-anak muda yang bertakhta di puncak (young on top), adalah fenomena menarik. Ya, kini semakin banyak kalangan muda usia memimpin, punya otoritas dan tanggung jawab terbesar di organisasinya. Mereka memimpin ratusan atau bahkan ribuan karyawan, yang bisa jadi banyak di antaranya berusia dua kali lipat dari usianya.

SWA memba…

Ciptakan Jiwa Entrepreneur, Sekarang!

Oleh : Nurul Firdausi - Dosen STIE Pertiba Pangkalpinang Alumni TOT Entrepreneurship DIKTI dan UCEC Batch-16
Beberapa waktu yang lalu saya mengikuti Training of Trainers Pendidikan Entrepreneurship bagi dosen perguruan tinggi se-Indonesia. Kegiatan diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan Tinggi (DIKTI) berkerjasama dengan Univesitas Ciputra Entrepreneurship Center (UCEC) Surabaya tersebut, mengharapkan adanya peran lebih perguruan tinggi dalam mempersiapkan lulusannya. Bukan saja dipersiapkan untuk memasuki dunia kerja, tapi diharapkan akan menjadi entrepreneur baru, yang mampu menciptakan lapangan kerja bukan hanya mencari kerja .

Disini dosen diharapkan mampu menjadi problem solving atas masalah lulusan perguruan tinggi di Indonesia. Perlunya metode pengajaran baru, bukan sekedar memperkenalkan entrepreneur kepada mahasiswa yang didiknya, tetapi menggugah sisi entrepreneur agar mahasiswa dan lulusan perguruan tinggi akan memiliki kreatifitas, inovasi, dan semangat pantang menyerah.

Belajar Dari Kansas Melahirkan Entrepreneur Global

Kansas merupakan negara bagian di Amerika Serikat yang cukup makmur. Penghasilannya kebanyakan berasal dari peternakan, pertanian terutama gandum dan agrobisnis lainnya. Seiring dengan kemajuan zaman dan perkembangan teknologi Internet, tren pekerjaan mulai bergeser ke arah produk-produk digital yang sering disebut sebagai the new economy. Beberapa negara bagian di AS mengalami perkembangan dahsyat di bidang ini, yaitu California, Texas, Washington, Pennsylvania, dan New York.

Akibatnya, penduduk usia muda yang gemar dengan perkembangan zaman dan ingin belajar hal baru banyak yang hijrah ke negara-negara bagian tersebut karena dianggap memiliki masa depan cerah.

Melihat perkembangan ini, pemerintah negara bagian Kansas tidak tinggal diam, mereka menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Mereka tidak mau generasi mudanya pindah ke negara bagian lain yang lebih makmur. Karena itu, pemerintah Kansas bekerja sama dengan institusi pendidikan, institusi penelitian, dan pemain bisnis menyik…

Mempersiapkan Generasi Wirausahawan Baru Indonesia

When planning for a year, plant corn.
When planning for a decade, plant trees.
When planning for life, train and educate people.
(Chinese proverb by Guanzi - 645BC)

Penelitian yang dilakukan oleh Global Entrepreneurship Monitor (GEM) di 42 negara pada tahun 2006, termasuk Indonesia, mendapati terbanyak wirausahawan memulai kegiatan usaha mereka di usia 25-34 tahun. Usia ini adalah saat sebagian besar orang lulus dari perguruan tinggi atau bekerja kurang dari 10 tahun.

Hal tersebut menunjukkan bahwa wirausahawan Indonesia saat ini adalah "produk" dunia pendidikan di era tahun 1978-1988, saat sekolah-sekolah sangat dibatasi kreatifitasnya dan lebih banyak mengejar kuantitas isi (materi) daripada inovasi.

Tidaklah heran jika kita dapati generasi wirausahawan Indonesia saat ini sangat miskin inovasi. Ditambah lagi kenyataan bahwa sebagian besar dari mereka memulai berwirausaha karena keterpaksaan (necessity), menjadikan usaha mereka sukar berkembang dan bersaing di pasar global. Sebag…

Quo Vadis Kewirausahaan di Indonesia?

We are in the midst of a silent revolution -a triumph of the creative and entrepreneurial spirit of humankind throughout the world. I believe its impact on the 21st century will equal or exceed that of the Industrial Revolution in the 19th and 20th (Jeffry A. Timmons, The Entrepreneurial Mind)

Pada tahun 2006, data Biro Pusat Statistik (BPS) menunjukkan di Indonesia terdapat 48,9 juta usaha kecil dan menengah (UKM), menyerap 80% tenaga kerja serta menyumbang 62% dari PDB (di luar migas). Data tersebut sekilas memberikan gambaran betapa besarnya aktivitas kewirausahaan di Indonesia dan dampaknya bagi kemajuan ekonomi bangsa.

Terlebih lagi ditambahkan dengan data hasil penelitian dari Global Entrepreneurship Monitor (GEM) yang menunjukkan bahwa pada tahun yang sama, di Indonesia terdapat 19,3 % penduduk berusia 18-64 tahun yang terlibat dalam pengembangkan bisnis baru (usia bisnis kurang dari 42 bulan). Ini merupakan yang tertinggi kedua di Asia setelah Philipina (20,4%) dan di atas China…

Ingin Jadi Entrepreneur? Jawab Dulu 7 Pertanyaan Ini

Oleh Dr. HC Ir. Ciputra
Pendiri Yayasan Ciputra Entrepreneur

Saya bersyukur kepada Tuhan telah mengarungi samudra entrepreneurship selama lebih dari 50 tahun dengan modal dana awal yang dapat dikatakan nol. Modal utama saya pertolongan Tuhan dan kecakapan entrepreneurship.

Dalam perjalanan panjang ber-entrepreneurship saya pernah mengalami berbagai perjalanan berliku, naik turun, gagal dan juga berhasil.

Oleh karena itu saya merasa bangga bila kemudian E&Y, sebuah organisasi dunia memberikan penghargaan menjadi E&Y Indonesia Entrepreneur of The Year 2007 setelah meneliti perjalanan hidup saya dan prestasi yang pernah saya capai.

Saya simpulkan entrepreneurship mengubah masa depan manusia jadi lebih baik dan menciptakan kemakmuran, mengingat latar belakang saya sebelumnya sebagai anak yatim dari keluarga sangat sederhana.

Sekitar 2 tahun yang lalu ketika saya mencapai usia 75 tahun saya memutuskan untuk menyebarkan dan membagikan seluas mungkin kecakapan entrepreneurship kepada masya…

Universitas Harus Jadi Pusat Entrepreneurship

Pada 10 September 2007, Dr. Ir. Ciputra menyampaikan kuliah perdana tahun akademik 2007/2008 di Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada. Dalam forum ilmiah yang dihadiri 1.000-an civitas akademika (rektorat, guru besar, wali amanat dan mahasiswa pascasarjana) , Dr. Ir. Ciputra menyampaikan tema Pentingnya Kewirausahaan dalam Pendidikan Tinggi dan Pemecahan Masalah Bangsa. Untuk mengetahui lebih dalam pemikiran entrepreneurship, berikut petikan wawancara Bisnis dengan Bos Grup Ciputra ini:

Mengapa entrepreneur?

Ada lima alasan penting. Kesempatan kerja makin terbatas. Pemda DKI tahun lalu mendapat 39.622 pelamar kerja untuk 950 lowongan. Lalu kemana 38.500 pelamar yang gagal? Ini sama di sektor swasta.

Pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) bukan solusi ideal. Siapa yang senang berpisah dengan keluarga untuk bekerja kasar di negeri asing? Kita sedih sekali, ada TKI dihina, diperkosa dan ada yang bunuh diri.

Ini karena sedikit entrepreneur yang bisa menciptakan lapangan kerja di dalam…

Entrepreneur: Dilahirkan atau Diajarkan?

Seperti perdebatan mengenai apakah pemimpin itu dilahirkan atau diajarkan, maka terjadi perdebatan yang menarik pula antara mereka yang percaya bahwa entrepreneur itu dilahirkan dan mereka yang percaya bahwa entrepreneur itu diajarkan. Yang percaya bahwa entrepreneur dilahirkan secara otomatis tidak percaya bahwa entrepreneurship bisa diajarkan. Yang percaya bahwa entrepreneur dapat diajarkan menolak pandangan bahwa entrepreneur dilahirkan. Bagaimana jika entrepreneur itu kedua-duanya, dilahirkan dan diajarkan?

Sebelum membahas mengenai pertanyaan tersebut, saya ingin memberikan alasan mengapa mendiskusikan masalah dilahirkan atau diajarkan ini penting. Ini adalah diskusi klasik di dunia pendidikan yang terkenal dengan istilah "Nature versus Nurture." Dan semua pendidik yang paham akan kepentingan nature dan nurture akan mengatakan bahwa kedua-duanya penting di dalam pendidikan. Contoh: jika kita percaya bahwa manusia dilahirkan dengan potensi baik, maka kita akan dengan penu…

Supaya harta Berputar dengan Adil

Kali ini saya ingin mengingatkan diri saya sendiri dan mudah-mudahan juga berguna untuk para pembaca blog ini. Dengan gigihnya kita memperjuangkan mata uang yang Adil dari Emas dan Perak, kita juga jangan sampai terjebak dalam perilaku menimbun emas. Di tulisan saya sebelumnya, saya juga mengingatkan jangan sampai harta kita justru menjadi liability di akhirat....

Dalam Islam harta kita harus bergerak sehingga memberi manfaat bagi kita sendiri maupun orang lain yang juga mempunyai hak atas harta kita. Manfaat berputarnya harta ini saya coba jelaskan dengan persamaan pertukaran atau equation of exchange yang juga sudah saya singgung sebelumnya. Persamaan tersebut adalah M x V = P x Q dimana M = jumlah uang, V= Perputaran uang ; P = Tingkat Harga dan Q = jumlah barang dan jasa. Saya ingin menggunakan persamaan ini untuk menjelaskan sistem ekonomi yang berbasis Dinar dan Dirham dan dimana bunga bank dianggap haram (dan memang haram !).

Dalam ekonomi yang berbasis Dinar, M akan cenderung te…

Inflasi, Menghanguskan Aset Kita

Kemarin saya di hari libur sempat ngobrol dengan salah satu pengunjung GeraiDinar di Depok…., ini awal pertama kalinya pengunjung tersebut melihat Dinar secara fisik dan langsung jatuh hati dengan memulai memindahkan sebagian tabungannya ke Dinar.

Saya ingin mengangkat diskusi dengan pengunjung tersebut karena alasannya pindah ke Dinar barangkali bisa menjadi inspirasi bagi

pembaca blog ini. Dari penuturan pengunjung tersebut saya menangkap bahwa selama ini dia dan keluarganya kawatir kalau hasil jerih payah dia bertahun-tahun bisa hangus begitu saja - kalau hanya disimpan dalam mata uang Rupiah ataupun Dollar.

Menurut saya sendiri alasan tersebut sangat benar dan pesan itulah yang saya juga ingin sampaikan ke pembaca blog ini melalui tag line “Investasi & Proteksi Nilai”. Kalau ditulisan saya sebelumnya saya katakan bahwa Dinar sebagai investasi hanya no 2 , tetapi sebagai Proteksi Nilai – Dinar tidak ada duanya.

Untuk memahami bagaimana Proteksi Nilai ini bekerja, saya ambilkan cont…

Kehancuran Uang Kertas Mengikuti Deret Fibonacci...

Bahwasanya uang kertas yang menjadi salah satu pangkal Riba pasti hancur, ini sudah dijanjikan Allah dalam surat Al Baqarah 276 : “Allah Memusnahkan Riba dan Mensuburkan Sedeqah...”.

Namun karena para ekonom dan ilmuwan sering mengabaikan peringatan Al-Qur’an dan mengandalkan teori dan analisa ilmiah semata, maka pada tulisan ini saya berusaha menjelaskan proses ilmiah kehancuran mata uang kertas (US Dollar, Rupiah ata apapun namanya) dengan menggunakan analisa statistik harga Dinar dalam Rupiah dan dalam US$ selama 40 tahun terakhir.

Dalam ilmu statistik ada yang dikenal sebagai Deret Fibonacci, yaitu deret angka-angka 0, 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89,144, 233, 377, 610, 987, 1597, 2584, 4181, 6765..dst. Angka-angka ini dihasilkan dengan cara menjumlahkan dua angka sebelumnya menjadi angka berikutnya. Contoh angka 5 adalah 2+3 ; angka 8 adalah 5+3 dst.

Apa istimewanya bilangan tersebut ? . Coba Anda bagi mulai angka 34:21 kemudian 55:34 gunakan kalkulator Anda dan s…

Berdaganglah. Agar Beban Biaya Hidup Tidak Semakin Berat....

Bagi kita orang awam sering membaca di media bahwa inflasi sekian % (misalnya tahun lalu 7%), tetapi istri/suami kita di rumah sering ngedumel karena harga barang-barang yang naik dua kali lipat, tiga kali lipat adalah hal yang biasa ...lho kok bukan ‘hanya 7 %’ naiknya ?...

Panjang ceritanya, dan untuk ini biarlah para ekonom yang menjelaskan di medianya masing-masing. Saya hanya ingin melihat dari kacamata mata uang atau timbangan yang adil yaitu Dinar, saya share disini dengan pembaca barangkali ada manfaatnya.

Kalau kita punya dua timbangan, timbangan yang pertama terbukti dapat dipakai untuk menilai harga kambing (juga berarti harga barang kebutuhan lainnya) dengan nilai yang sama lebih dari 1400 tahun , dan timbangan yang kedua bahkan tidak dapat kita pakai untuk menilai barang yang sama dalam 30 tahun terakhir – mana yang kita pakai ? tentu orang yang adil harusnya memilih timbangan yang pertama.

Kemudian timbangan pertama di zaman ekonomi modern ini dipakai untuk menilai harga mi…

Generasi Emas Djarum Group

Pepatah klasik mengatakan generasi pertama mendirikan, generasi kedua mengembangkan, dan waspadai generasi ketiga yang bisa menghancurkan.

Sebagai generasi kedua Djarum, R Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono ternyata benar-benar seperti pepatah klasik itu. Keduanya berhasil mengembangkan kelompok usaha Djarum hingga menuju puncak.

Majalah Forbes Asia Jumat (14/12/2007) mencatat Budi dan Michael sebagai orang kaya ketiga dan keempat di Indonesia. Keduanya masing-masing ditaksir memiliki kekayaan US$ 3,14 miliar dan US$ 3,08 miliar.

Prestasi generasi emas Hartono ini juga tidak sebatas di kalangan orang kaya lokal. Forbes mencatat keluarga Hartono diurutan ke-664 di jajaran 946 miliarder dunia pada Maret 2007 lalu.

Budi Hartono berusia 66 tahun dan memiliki 3 orang anak. Sedangkan Michael adalah kakak kandung Budi yang kini berusia 68 tahun dengan memiliki 4 orang anak. Keduanya jarang muncul didepan publik. Tapi dengan tanpa banyak tingkah bisnisnua sudah menggunung. Bisnis kelompok D…

Sejarah Industri Rokok di Kudus

Rokok kretek adalah rokok yang menggunakan tembakau asli yang dikeringkan, dipadukan dengan saus cengkeh dan saat dihisap terdengar bunyi kretek-kretek. Rokok kretek berbeda dengan rokok yang menggunakan tembakau buatan. Jenis cerutu merupakan simbol rokok kretek yang luar biasa, semuanya alami tanpa ada campuran apapun, dan pembuatannya tidak bisa menggunakan mesin. Masih memanfaatkan tangan pengrajin. Ulasan tentang sejarah rokok kretek di Indonesia bermula dari kota Kudus.

Jenis
Ada Rokok Kretek non-filter dan dengan filter. Kretek yang non-filter masih terbagi dari yang tingwe (lintingan sendiri) tanpa saus tambahan, cerutu, klobot dan lintingan mesin dengan tambahan saus cengkeh. Sedangkan kretek dengan filter berisi semacam gabus yang berfungsi menyaring nikotin dari pembakaran tembakau dan cengkeh.

Sejarah
Cengkeh kering yang menjadi bahan pembuatan rokok kretek.
Kisah kretek bermula dari kota Kudus. Tak jelas memang asal-usul yang akurat tentang rokok kretek. Menurut kisah yang hid…