Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Entrepreneur

Hancurnya Dolar

Dolar Amerika Serikat sudah lama menjadi mata uang global dunia. Selama beberapa dekade penggunaan dolar benar-benar dominan dalam aktivitas perdagangan internasional. Ini memberi keuntungan luar biasa bagi sistem keuangan dan masyarakat Negeri Abang Sam. Dengan dolar, Amerika memegang kendali yang luar biasa di seluruh dunia. Saat ini lebih dari 60 persen dari seluruh cadangan mata uang asing dunia dalam dolar. Belakangan terjadi perubahan besar. Anehnya, media-media di Amerika bungkam seribu bahasa tentang ini. Sejumlah negara dengan perekonomian terbesar di Bumi telah membuat perjanjian satu sama lain untuk menyingkirkan penggunaan dolar. Beberapa negara produsen minyak juga mulai menjual minyak dalam mata uang selain dolar, sehingga mengancam sistem petrodolar yang berjalan selama hampir empat dekade. Lembaga internasional besar, seperti PBB dan IMF, bahkan telah mengeluarkan laporan resmi tentang perlunya membentuk sistem mata uang global baru pengganti dolar. Mau ta...

Ingin Kaya.. Kembangkan bisnis ini

Ingin jadi seorang milyuner? Mengapa tidak? Jika terus bekerja ditempat anda sekarang ini mungkin dibutuhkan waktu yang lama untuk menjadi milyuner. Namun, dengan mengembangkan industri yang berprospek matang bukan sebuah mimpi anda akan duduk dalam jajaran orang terkaya di dunia. Apa saja? Seperti dikutip detikFinance dari Majalah Forbes, Rabu (14/3/2012) industri yang mampu menghasilkan milyarder di dunia ada bermacam-macam. Nomor satu adalah industri yang bergerak di sektor investasi. Sebanyak 143 orang yang duduk di jajaran orang terkaya dunia mengembangkan sektor investasi. Mengelola dana masyarakat dan 'memutarkannya' di beberapa produk investasi bisa menjadikan anda kaya. Kedua, adalah industri mode dan ritel yang menghasilkan 123 milyader dunia. Sebut saja Zara, Charles and Keith sampai ke Hermes dimana bermodalkan tren gaya masa kini industri mode bisa menghasilkan miliaran rupiah. Lalu apa yang ketiga? Forbes melansir industri real estate. Sebanyak 102...